Forum Keluarga Besar Pangeran Djahrie


    10 Tempat Terangker Di Jakarta Beserta Mitos Dan Sejarahnya

    Share
    avatar
    Admin
    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 226
    Age : 49
    Lokasi : Bogor
    Registration date : 05.07.08

    10 Tempat Terangker Di Jakarta Beserta Mitos Dan Sejarahnya

    Post by Admin on Sun Jul 06, 2008 11:30 am

    1. RUMAH PONDOK INDAH

    Lokasi: Jln. Metro Pondok Indah, Jak-Sel

    Fenomena: Penampakan hantu bapak-bapak dan perempuan.

    Sejarah: Masih ingat ramainya pembicaraan di akhir September
    2002 tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong
    ini? Kejadian ini jadi menghebohkan karena di depan rumah tersebut
    hanya tertinggal gerobak nasi gorengnya. Konon katanya, malam sebelum
    hilang tukang nasi goreng tersebut hendak mengantar nasi goreng yang
    dipesan oleh seorang perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak pernah
    keluar lagi. Mengenai sejarah rumah itu, konon seisi keluarga pemilik
    rumah ini tewas dalam peristiwa perampokan bermotif persaingan bisnis.
    Sejak itu, banyak orang yang lewat kerap melihat jelmaan hantu seperti
    hantu bapak-bapak dan hantu perempuan. Namun, akhir-akhir ini sudah
    tidak banyak kejadian horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini.
    Bahkan beberapa waktu lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat bermalam
    para tunawisma.

    Testimonial: Sekitar tahun 2002, Nurdin (32), penjual gulai
    dan soto di sekitar Pondok Indah, mengaku pernah melihat hantu yang
    menyerupai bapak-bapak hilir-mudik di halaman depan rumah ini.



    2. TAMAN KOTA LANGSAT, MAYESTIK

    Lokasi: Di belakang pasar burung Barito Jak-Sel.

    Fenomena: Kuntilanak dan genderuwo

    Sejarah: Taman Langsat ini sebenarnya merupakan fasilitas olah
    raga dan bersantai yang cukup lengkap. Di dalamnya tumbuh pepohonan
    yang asri. Hanya saja, tidak banyak orang yang memanfaatkan fasilitas
    ini. Karena sepi, taman kota ini pun menjadi angker, terutama pada
    malam hari. Konon pada malam hari, warga kerap melihat kuntilanak di
    pohon-pohon di taman Langsat.

    Testimonial: Kisah hantu dan orang-orang yang kesurupan bukan
    lagi barang baru bagi Ibu Rahmat (34), penjual rokok di tepi taman
    Langsat, yang sudah 25 tahun membuka kios rokok tersebut. Suatu ketika,
    tamu yang sedang kongkow di warungnya pernah pamit pada jam 1 pagi
    karena mengaku melihat genderuwo. Setiap kali berjaga malam, Syamsuri
    (21), Satpam yang telah bertugas selama 3 tahun di Taman Langsat,
    sering mencium bau-bau aneh dan mendengar suara-suara tertawa yang tak
    jelas sumbernya.



    3. RUMAH KENTANG PRAPANCA

    Lokasi: Jln. Dharmawangsa 9, Jak-Sel, persis di sebelah salah satu club terkemuka di daerah ini.

    Fenomena: Hantu anak kecil

    Sejarah:
    Konon, di rumah ini ada seorang anak kecil yang
    terjatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus kentang.
    Apabila Anda sedang 'mujur' dan lewat di depan rumahnya, Anda dapat
    mencium aroma kentang rebus dan mendengar suara anak kecil menangis.

    Testimonial: Agip (24) sudah menjaga kios rokok di depan rumah
    ini sejak tahun 1997. Agip mengaku sering mencium aroma kentang rebus,
    terutama menjelang malam, meskipun rumah kosong ini sempat ramai karena
    disewa oleh ekspatriat.



    4. LINTASAN KERETA BINTARO

    Lokasi: Bintaro, Jakarta Selatan

    Fenomena: Makhluk menyeramkan korban tabrakan kereta

    Sejarah: Pada 19 Oktober 1987, terjadi kecelakaan kereta yang
    menewaskan ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara, Bintaro. Di
    lintasannya sendiri juga sudah berulang kali terjadi kecelakaan yang
    memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggap angker karena sering
    terdengar suara orang menangis dan menjerit.

    Testimonial: Imam (31), teknisi rel yang bekerja sejak tahun
    1996. Ia pernah melihat makhluk yang wujudnya seperti orang berbalut
    sarung hitam. Meski kereta sudah bolak-balik lewat melindasnya, makhluk
    ini tak mau pergi seperti sengaja meledek. Akhirnya di rel tersebut
    diadakan pemotongan kerbau. Ia juga pernah bertemu makhluk serupa
    perempuan Belanda di zaman kolonial, dan kuntilanak melintas di rel.



    5. JEMBATAN ANCOL

    Lokasi: Jembatan Ancol (eks jembatan goyang), Pantai Ancol, dan daerah lain sekitar Ancol, Jak-Ut

    Fenomena: Siti Ariah Si Manis Jembatan Ancol (populer dengan sebutan Maryam setelah kisahnya diangkat ke layar kaca)

    Sejarah: Pada 1995, seorang pelukis di Ancol didatangi seorang
    perempuan yang meminta dilukis. Ketika pelukis baru menggambar setengah
    bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa
    perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini sudah dimulai
    puluhan tahun sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih
    berupa empang-empang, seorang pendayung perahu pernah bertemu dengan Si
    Manis. Perempuan itu naik perahu malam-malam ddan membayar pendayung
    tersebut dengan daun. Keterangan ini didapat dari Kostan Simatupang
    (65), seorang fotografer keliling di Ancol, teman dari pendayung perahu
    tadi.

    Testimonial: Anshori (38), penjual rokok di dekat pintu keluar
    Ancol, mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat. Ia membuka pertama
    kali kios rokoknya di sini pada 1990, tepatnya di samping jembatan
    goyang. Saat itu malam Jumat,
    Anshori sedang menunggui kiosnya,
    agak gerimis. Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang perempuan. Ketika
    sudah agak jauh, perempuan itu berbalik arah menghampiri kios Anshori
    sembari tersenyum. Anshori menyapa perempuan yang dikiranya calon
    pembeli dagangannya itu. Jarak Anshori dengan perempuan itu kira-kira
    50 cm. Menurut Anshori, perempuan itu berwajah manis, serta memakai
    kemeja kuning dan rok abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja apa,
    perempuan itu menghilang. Meski tidak memakai pakaian serba putih,
    Anshori yakin perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Semenjak
    kejadian itu, Anshori merasa dagangannya kian laku dan rejekinya
    semakin lancar.



    6. KLENDER

    Lokasi
    : Klender, Jak-Tim

    Fenomena: Makhluk korban kebakaran kerusuhan Mei 1998.

    Sejarah: Saat kerusuhan Mei tahun 1998, ada salah satu
    pertokoan di daerah Klender yang dijarah dan dibakar massa . Kebakaran
    ini menyebabkan ratusan korban jiwa, di antaranya pegawai pertokoan,
    pengunjung, dan para penjarah.
    Usai kerusuhan tersebut, dilaporkan
    banyak kejadian aneh, misalnya, segerombolan orang menyetop angkot di
    depan pertokoan, ketika sudah jalan sekitar 100 meter, semua penumpang
    angkot tersebut wajahnya berubah menjadi hangus. Semenjak pertokoan ini
    dibangun dan ramai kembali di tahun 2000, sudah tidak banyak lagi
    kejadian mistis di sekitarnya. Ini mungkin juga karena warga masih
    menghormati dan memperingati hari berkabung setiap tanggal 14 Mei.
    Namun demikian, menurut penuturan warga, jika Anda duduk sendiri di
    sebelah booth telepon koin di halaman pertokoan pada malam Jumat pukul
    1 pagi, Anda akan ditemani oleh sosok lain di dekat Anda. Dahulu,
    sekitar 15 jenazah korban kerusuhan sempat ditampung sebelum dievakuasi
    di sekitar telepon umum tersebut.

    Testimonial: Ali (21) warga asli Klender, pada 2002, bersama
    dua orang sepupunya melakukan ghost-hunting di basement salah satu
    pertokoan di daerah Klender. Saat itu hari Rabu malam, ia membakar
    kemenyan dan madat, serta membawa sesajen berupa kopi hitam. Sekitar
    jam 2 pagi tercium bau daging terbakar yang sangat menyengat. Tak
    berapa lama kemudian, muncullah dua sosok makhluk yang satu penuh darah
    di sekujur tubuhnya, yang satu lagi hangus terbakar dengan tubuh yang
    tak lengkap.



    7. TEROWONGAN CASABLANCA

    Lokasi
    : Jln. Basuki Rachmat, Jak-Tim

    Fenomena: Sosok menyeberang jalan, di antaranya nenek-nenek bersama cucunya dan perempuan cantik.

    Sejarah: Dibangun di atas tanah pekuburan, terowongan
    Casablanca terbilang angker. Menurut beberapa warga Casablanca , ketika
    pembongkaran kuburan tersebut, bahkan ada 1 jenazah yang masih utuh.
    Dari terowongan Casablanca sampai kira-kira radius 40 meter sesudahnya,
    banyak terjadi kecelakaan yang penyebabnya tidak masuk akal. Biasanya
    karena pengendara motor atau mobil melihat sesosok perempuan tiba-tiba
    menyeberang di hadapan kendaraannya, sehingga pengemudi kendaraan
    tiba-tiba banting setir dan menabrak pembatas jalan.

    Menurut warga, ada baiknya ketika melewati terowongan ini, pengemudi
    kendaraan membunyikan klakson untuk "menyapa" penghuni terowongan.
    Akhir tahun 90-an, seorang laki-laki separuh baya ada yang menggantung
    diri dengan spanduk di sini. Jadilah tempat ini semakin angker.

    Testimonial: Menurut Ibu Yati Mustofa (43), warga yang tinggal
    di dekat terowongan Casablanca, warga kerap mendengar suara tangisan,
    ketika sumber bunyi dihampiri, suara itu berpindah-pindah.



    8. LUBANG BUAYA

    Lokasi
    : Pondok Gede, Jak-Tim

    Fenomena: Arwah korban G.30S dan aura penyiksaan yang masih terasa.

    Sejarah: Pada 30 September 1965 , ditemukan jenazah 6 brang
    jenderal dan seorang letnan TNI dikubur di dalam sumur ini. Di sebelah
    sumur tersebut, terdapat ruang yang 7 di dalamnya terisi patung patung
    patung replika dan terdengar suara yang menceritakan penyiksaan
    terhadap ketujuh pahlawan tadi. Di sebelah ruangan tadi terdapat dua
    rumah lengkap dengan perabot asli. Rumah-rumah tadi disebut sebagai pos
    komando dan dapur umum pasukan PKI. Kemudian, dibangunlah Monumen
    Pancasila Sakti untuk menghormati jasa ketujuh pahlawan tadi.

    Testimonial: Hartono (48), warga Lubang Buaya, sudah tak asing
    lagi dengan cerita penampakan di sekitar lokasi museum dan sumur. Dia
    banyak mempunyai teman yang bercerita pernah melihat sosok kuntilanak
    bila melewati daerah Lubang Buaya di malam hari. Namun dia tak pernah
    menyaksikan sendiri. Seorang petugas penjaga loket Sumur Maut yang
    tidak mau disebutkan namanya mengaku pernah mendengar suara derap
    sepatu boots seperti tentara yang sedang berbaris di suatu malam



    9. TPU JERUK PURUT

    Lokasi: Kelurahan Jeruk Purut, Jak-Sel

    Fenomena: Pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak-laki, and if you're lucky , Pastur Kepala Buntung.

    Sejarah: Pada tahun 1986, seorang penjaga makam TPU Jeruk Purut
    yang sedang jaga malam melihat sesosok pastur tak berkepala melintas di
    antara makam. Pastur itu menenteng kepalanya sendiri dan di
    belakangnya, ikut seekor a n j i n g. Konon, pastur ini "salah pulang".
    Ia mencari-cari makamnya yang sebenarnya berada di unit Kristen TPU
    Tanah Kusir, sedangkan di TPU Jeruk Purut hanya ada unit Islam. Sapri
    Saputra, penjaga makam yang melihat pastur kepala buntung itu, hingga
    kini masih menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang dituakan
    di TPU Jeruk Purut. Kesaksian Bapak Sapri ini kemudian menyebar luas
    se-Jakarta dan hingga kini "Sang Pastur Kepala Buntung" menjadi legenda
    horor di Jeruk Purut. Konon, jika Anda ingin menemui pastur legendaris
    ini, Anda harus datang pada malam Jumat dengan jumlah ganjil (sendiri
    atau bertiga).

    Testimonial: Sejak kecil, Asmari (34), juniornya Bapak Sapri,
    telah terbiasa tinggal di areal pemakaman Jeruk Purut. Ayahnya adalah
    pegawai Pemda
    yang bekerja di sana . Semenjak lulus SD (1986),
    Asmari menjadi pengurus makam non-karyawan TPU Jeruk Purut mengikuti
    jejak ayahnya. Menurut Asmari, pengalaman bertemu dengan
    makhluk-makhluk gaib merupakan hal yang biasa baginya; mulai dari
    pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak laki, dan lain-lain. Akan tetapi,
    hingga saat ini dia belum pernah bertemu dengan Sang Pastur Kepala
    Buntung. "Yang paling jahil itu kuntilanak-laki, " tutur Asmari.
    Ketika sedang ronda, Asmari pernah ditimpuki kerikil dari atas pohon
    melinjo oleh makhluk ini. Tapi, dari semua pengalaman Asmari bertemu
    dengan makhluk gaib, yang paling menarik adalah ketika bertemu dengan
    tuyul. Pada suatu hari menjelang malam di tahun 1986, Asmari hendak
    pulang ke rumah bersama ayahnya.

    Mereka melihat seorang anak kecil telanjang bulat berlarian di antara
    makam sambil tertawa-tawa. Anak itu lalu berteriak meminta uang pada
    Asmari. Asmari heran karena anak itu tak dikenalnya, sementara ia
    mengenal semua penduduk di kampung belakang Jeruk Purut. Dulu memang
    hanya ada satu kampung yang penduduknya tidak terlalu banyak. Ketika
    ditanya latar belakangnya, anak kecil mi malah lari ke dalam keramat,
    sebuah rumah makam tradisional Betawi. Asmari mengikutinya hingga ke
    dalam keramat dan, bisa ditebak, anak itu menghilang.



    10. RS DI JALAN SALEMBA

    Lokasi: RS di Jln. Salemba, Jak-Pus

    Fenomena: Suster ngesot

    Sejarah: Konon di sinilah asal-usul Suster Ngesot. Selai itu,
    banyak juga kasus penampakan yang terjadi di bangunan rumah sakit yang
    cukup tua ini.

    Testimonial: Menurut petugas Secure Parking yang tidak mau
    disebutkan namanya, setiap malam sekitar pukul 2 pagi, sering ada yang
    mengetuk pos pintu masuk yang terletak di dekat rumah duka. Namun
    ketika dicek, tidak ada siapa-siapa. Di UGD sering terdengar bunyi
    orang main air, ketika dicek juga tidak ada siapa-siapa. Para satpam
    yang berjaga malam pernah menemui sosok perempuan. Ketika melihat sosok
    ini, mereka seperti tersihir dan tidak bisa berteriak atau lari hingga
    perempuan ini lewat.

      Waktu sekarang Tue Oct 24, 2017 1:51 am